Bantu Warga Tolak Tambang, Direktur Walhi Bengkulu Dipanggil Polisi

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Bengkulu Abdullah Ibrahim Ritonga dipanggil kepolisian untuk dimintai keterangan pada hari ini, Senin (31/1).

Dia akan diperiksa terkait dugaan merintangi atau mengganggu aktivitas pertambangan pasir besi di Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma.

“Pada surat pemanggilan tersebut, saya akan diperiksa pada 31 Januari di Polres Seluma,” kata Ibrahim seperti dilansir dari Antara.

Diketahui, Walhi sempat menerima warga yang mengaku mendapat intimidasi dari aparat kepolisian beberapa waktu lalu.

Kala itu, warga melancarkan demonstrasi menolak aktivitas tambang pasir besi di Desa Pasar Seluma Kabupaten Seluma. Namun, warga dibubarkan oleh aparat dan mengaku mendapat kekerasan serta intimidasi.

Pada 27 Januari, warga mendatangi kantor Walhi Bengkulu untuk melaporkan hal tersebut. Mereka juga sempat melakukan zoom meeting dengan Komnas Perempuan.

Kelompok yang menamakan diri Perempuan Pasar Seluma menyampaikan kekerasan yang diterimanya dari aparat saat berunjuk rasa menolak tambang pasir besi.

Dikutip dari laman: cnnindonesia.com

Related posts