Kasus Covid di Solo Naik Tiga Kali Lipat dalam Seminggu

Kasus Covid-19 di Kota Solo, Jawa Tengah, naik hampir tiga kali lipat dalam sepekan terakhir.

Mengacu data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo, pasien Covid-19 di Solo tercatat sebanyak 27 orang per 26 Januari 2022, lalu melonjak menjadi 104 pada Selasa (1/2) kemarin.

Kenaikan kasus sudah terjadi sejak pertengahan Januari lalu. Awalnya, Dinkes hanya mencatat hanya ada satu kasus baru per hari sejak 19 Januari. Kenaikan mulai signifikan pada 25 Januari dengan 7 kasus dalam satu hari.

Pada hari-hari berikutnya, angka kasus harian di Solo terus meningkat. Kasus baru per hari terbanyak tercatat pada 1 Februari dengan 24 orang terkonfirmasi Covid-19 dalam satu hari.

Belum terlihat langkah yang akan diambil pemkot Solo terkait lonjakan kasus di wilayah yang dipimpin Wali Kota Gibran Rakabuming Raka tersebut.

Di sisi lain, Pemkot Solo justru terus mendorong kegiatan masyarakat untuk menggerakkan roda ekonomi. Salah satunya dengan mengadakan lampion Imlek di depan Balai Kota Solo dan Pasar Gede.

Lampion Imlek yang sudah dua tahun absen karena pandemi itu menarik kunjungan ribuan warga Solo dan sekitarnya setiap malam. Kerumunan warga di Jalan Jenderal Sudirman di depan Balai Kota Solo pun tak terhindarkan.

Pemerintah Pusat sendiri sudah menetapkan Indonesia saat ini sudah memasuki gelombang ketiga Pandemi Covid-19. Kondisi itu ditandai dengan naiknya kasus Covid-19 harian di tanah air dalam sepekan terakhir.

Meski demikian, Gibran belum memastikan langkah yang akan diambil terkait lampion Imlek yang menimbulkan kerumunan di kawasan titik nol Kota Solo itu.

“Ya nanti kami evaluasi lagi,” jawabnya singkat saat ditemui di Balai Kota Solo, Rabu (2/2).

Dilansir dari laman: cnnindonesia.com

Related posts