Iwan Fals Gelar Polling Pilpres: Ridwan Kamil Menang 63,5 Persen

Musisi Iwan Fals menggelar polling di akun media sosialnya, Rabu (2/2). Ia meminta suara netizen seandainya pemilihan presiden berlangsung saat ini dengan menaruh empat nama kandidat.

Mereka adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“Jadi pengin tahu, kalau Pilpres hari ini, siapa juaranya, 5 jam aja dah pulingnye ye,” cuit Iwan Fals pada Rabu (2/2).

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com pada Kamis (3/2) siang, pemungutan suara tersebut telah berakhir dan dimenangkan oleh Ridwan Kamil. Mantan Wali Kota Bandung itu mendominasi dengan 63,5 persen.

Sementara itu, posisi kedua ditempat Ganjar Pranowo dengan 29 persen suara. Poisis ketiga diisi Anies Baswedan dengan 5,7 persen dan Sri Mulyani di posisi keempat dengan 1,7 persen.

Polling tersebut diikuti oleh 49.128 suara netizen.

Setelah mengetahui hasil polling tersebut, Iwan Fals kemudian memberikan selamat kepada Ridwan Kamil dalam cuitan yang lain.

“Hehehe gubernur aing menang euy, selamat kang,” cuit Iwan Fals sambil memberikan emotikon bintang bersinar.

Setelah selesai dengan polling tersebut, Iwan Fals juga melakukan polling dengan kandidat berbeda. Kali ini nama-nama yang diajukan adalah tokoh senior, seperti Megawati Sukarnoputri, Jusuf Kalla, Prabowo Subianto, dan Ma’ruf Amin.

Dalam polling yang diikuti 1.340 netizen itu, Prabowo unggul dengan 38,1 persen, lalu Megawati (24,6 persen), Jusuf Kalla (23,2 persen) dan Ma’ruf Amin (14,1 persen).

Ia juga menggelar polling dengan tokoh-tokoh muda, yakni Sandiaga Uno, Erick Thohir, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dalam polling tersebut, Ahok unggul dengan mendapatkan 48,5 persen dari 1.784 suara yang masuk.

Posisi kedua hingga keempat ditempati Sandiaga Uno (21,7 persen), Erick Thohir (15,9 persen), dan AHY (12,9 persen).

CNNIndonesia.com telah meminta izin kepada Iwan Fals untuk mengutip polling tersebut.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah membuat rencana jadwal pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang usai hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024 disepakati oleh pemerintah dan DPR.

Dilansir dari laman: cnnindonesia.com

Related posts