Asisten Positif di Tes MotoGP Mandalika, Miller Anggap Mimpi Buruk

Pembalap Ducati Jack Miller mengatakan asistennya positif Covid-19 saat tes MotoGP Mandalika 2022 yang berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat, akhir pekan lalu.

Asisten Miller, Thomas van Leeuwen, dinyatakan positif Covid pada hari kedua tes MotoGP di Sirkuit Mandalika, Sabtu (12/2). Pembalap 27 tahun itu mengaku tidak pernah melanggar protokol kesehatan selama di Mandalika.

“Di kondisi dunia saat ini, tidak ada yang bisa hidup dengan mudah. Pada Sabtu asisten saya dinyatakan positif, itu sebuah mimpi buruk,” ucap Miller dikutip dari Speedweek.

“Kami hanya berada di hotel dan di trek, kami tidak pernah melanggar protokol kesehatan, kami mengikuti semua peraturan,” sambung pembalap asal Australia itu.

Miller yang posisinya di Ducati dalam ancaman usai MotoGP 2022, mengaku selalu merasa khawatir menjalani musim ini. Miller khawatir absen menjalani balapan di MotoGP 2022 karena dinyatakan positif Covid-19.

“Di rumah saya kena Covid saat berada di peternakan, saya tidak ke mana-mana dan tetap kena. Kondisi seperti ini akan menemani kita sepanjang musim,” ujar Miller.

“Bagi saya seorang pembalap, ini kondisi menakutkan, membuat saya gugup. Tapi hal positifnya kami bisa menjalani kejuaraan. Kami harus bisa memastikan kondisinya akan lebih aman,” ucap Miller.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI yang juga Komandan penanganan Covid-19 luar Jawa-Bali, Airlangga Hartarto, mengungkap tes MotoGP Mandalika berjalan lancar meski ada laporan 15 kasus positif Covid-19.

“MotoGP Mandalika pada saat tes kemarin, 11-13 Februari, berlangsung secara aman dan lancar tanpa ada kendala yang signifikan. Perkembangan dari pembalap melalui tes PCR membuktikan karantina sistem bubble bisa bertahan hingga Minggu malam. Sementara dari segi ofisial, jurnalis, dan vendor dilaporkan 15 WNA positif namun tidak bergejala dan saat ini sedang diisolasi,” ucap Airlangga, Senin (14/2).

Related posts